Rabu, 19 Maret 2014

7 Kesalahpahaman Wanita Soal Seks Gara-gara Film Porno

img
Film porno tidak bisa menjadi acuan pasangan ketika ingin memahami soal seluk-beluk bercinta. Film yang menampilkan adegan seksual itu justru lebih sering menimbulkan kesalahpahaman tentang seks.

Kesalahpahaman ini muncul karena penonton film porno kerap terbawa emosi saat melihat adegan-adegan yang ditampilkan. Penonton lupa kalau film ini hanyalah rekayasa. Apa yang ditampilkan di film tersebut tidak seluruhnya benar-benar terjadi di kehidupan nyata.

Dari berbagai kesalahpahaman akibat tayangan porno, berikut ini tujuh di antaranya yang membuat wanita jadi salah mengira tentang seks sebenarnya, seperti dilansit walipop detik yang dirangkum Huffington Post dan situs Reddit:

1. Fokus Hanya Pada Kebutuhan Pria
Film porno membuat wanita merasa dia harus berusaha untuk memuaskan pasangannya saat bercinta. Cara untuk memuaskan pasangan ini termasuk berpura-pura menikmati seks, meski kenyataannya tidak. Wanita juga jadi percaya kalau orgasme bukanlah hal yang penting untuk mereka selama pasangannya sudah mencapai klimaksnya. Wanita pun menganggap adalah hal normal jika pasangan mereka tidak peduli mereka sudah orgasme atau belum. 

2. Seksi Itu Soal Fisik
Melihat film porno yang menampilkan aktris-aktris bertubuh seksi membuat kepercayaan diri wanita luntur. Wanita jadi beranggapan bahwa seksi di mata pria adalah seperti yang ditampilkan di film syur tersebut yaitu berpayudara besar, tubuh langsing atau sedikit berisi, rambut pirang dan lain-lain. Semua keseksian tersebut hanya soal fisik saja. Kenyataannya seksi tidak melulu soal fisik. Ada hal lain dalam diri wanita yang juga bisa dilihat seksi oleh para pria.

3. Miss V
Film porno membuat wanita beranggapan pria lebih suka area Miss V yang bersih tanpa adanya bulu-bulu yang mengganggu. Karena memang hal itulah yang ditampilkan di film tersebut. Kenyataannya tidak selalu demikian. Tidak sedikit pria yang menyukai pasangan mereka apa adanya. Yang terpenting adalah bagaimana wanita menjaga kebersihan area intimnya.

4. Orgasme Tidak Sulit
Bagi yang pernah menonton film porno, pasti tahu bagaimana wanita-wanita di film tersebut bisa orgasme dengan mudahnya. Sementara di kehidupan nyata, orgasme bagi wanita tidaklah semudah itu. Menurut data dari Planned Parenthood, 1 dari 3 wanita, atau 30% wanita sulit meraih orgasme saat bercinta. Sementara 80% wanita mengalami kesulitan mendapatkan orgasme jika hanya melalui penetrasi penis pada vagina.

5. Ereksi Pria Bisa Bertahan Lama
Film sensual atau porno bisa membuat pria berekspektasi kemampuan ereksi mereka dapat menyamai para bintang di film tersebut. Yang wanita tidak tahu kalau film kebanyakan hasil rekayasa. Kemampuan ereksi pria di dunia nyata tidaklah selama aktor-aktor di film porno. "Secara statistik ya paling 15 sampai 20 menit atau 10 sampai 20 menit yang normal ya. Hubungan intim yang efektif paling 10 sampai 20 menit," jelas dokter yang mendalami masalah seksologi, Dr Andri Wanananda, MS.

6. Posisi Seks yang Sulit = Memuaskan
Film porno dibuat untuk memuaskan kebutuhan visual penontonnya. Sehingga tidak jarang untuk mencukupi kebutuhan itu, adegan-adegan yang ditampilkan dibuat berlebihan, termasuk soal posisi bercinta. Dalam film dewasa itu kerap ditampilkan pasangan melakukan posisi seks yang sulit dan mereka terlihat menikmatinya. Sementara di kehidupan nyata tidaklah selalu semenyenangkan itu ketika melakukan suatu posisi seks yang sulit dan ekstrem. Posisi seks sulit bisa membuat wanita kesakitan karena misalnya Mr. Happy terlalu menekan Miss V.

7. Wanita Harus Melakukan Semuanya
Dalam film porno, wanita ditampilkan menjadi sosok penurut yang bersedia melakukan apa saja untuk prianya, seperti mengizinkan pria ejakulasi di wajah atau menelan sperma. Kenyataannya berbeda. Permintaan pria tidak selalu harus dituruti. Semuanya tergantung dari kenyamanan Anda.

Related Posts

7 Kesalahpahaman Wanita Soal Seks Gara-gara Film Porno
4/ 5
Oleh