Selasa, 09 Desember 2014

13 Bangunan yang Secara Ajaib Selamat dari Bencana

Tak semua luluh lantak akibat bencana dahsyat. Masjid, gerbang kuil, patung Yesus, pohon, bangunan berkubah tetap tegak berdiri meski dihantam tsunami, topan, bahkan hentakan, dari bom atom yang memanggang manusia-manusia yang ada di sekitarnya.

Mungkin bangunan itu sedemikian kuat, atau Yang Kuasa sengaja memeliharanya sebagai pengingat: bahwa dalam setiap bencana seberat apapun masih terdapat harapan yg tertinggal , dan bukti bahwa kuasa Tuhan memang tiada batasnya
Berikut 10 bangunan yang selamat dalam bencana dahsyat : 

1. Gerbang Brandenburg

Gerbang Brandenburg adalah tengara atau landmark Jerman. Tenar di masa Perang Dingin sebagai simbol menyedihkan — ada di antara Jerman Barat dan Jerman Timur dan menjadi bagian dari Tembok Berlin.

Berlokasi di Pariser Platz, gerbang itu adalah satu-satunya bangunan yang masih tegak pasca-bombardir Sekutu pada 1945, meski dalam kondisi rusak parah, bopeng dan bolong akibat berondongan peluru dan ledakan di dekatnya.
2. Gerbang Kuil Sanno

Kuil Sanno berada di lokasi 800 meter tenggara pusat ledakan bom atom yang meluluhlantakkan Kota Nagasaki, Jepang. Tempat ibadah itu terkenal dengan torii — pintu gerbang kuil atau bangunan di kuil Shinto yang merupakan pembatas antara kawasan tempat tinggal manusia dengan kawasan suci — yang tinggal sebelah.

Torri-nya yang hanya tinggal sebelah adalah akibat dari ledakan bom atom pada 9 Agustus 1945. Salah satu kaki gerbang runtuh, namun yang satunya masih tegak berdiri meski terpuntir 30 derajat dari fondasinya.

“Satu kaki gerbang itu terenggut oleh percobaan perang nuklir pertama dalam sejarah manusia. Diam-diam ia menunjuk pada kegelisahan manusia dan kegelisahan yang dirasakan planet rapuh ini atas ancaman bencana nuklir,”

Dua pohon yang masih berdiri di Kuil Sanno juga menjadi saksi hidup kehancuran dan kebangkitan Nagasaki. Dua pohon kamper (Cinnamomum camphora) hangus, terbakar, seluruh daunnya rontok akibat gelombang kejut bom. Meski demikian, tumbuhan itu selamat.

Salah satu pohon dijadikan monumen hidup pada 15 Februari 1969. Ajaibnya, bagian mati dari pokok itu ditutupi oleh akar baru yang tumbuh kemudian.
3. Pohon Pinus ‘Ajaib’
Saat gempa bumi dan tsunami dahsyat menerjang Jepang pada 11 Maret 2011, seluruh isi hutan di Prefektur Iwate tersapu bah. Dari 70 ribu pepohonan yang ada di sana, hanya satu yang tersisa: sebuah pohon pinus setinggi 80 meter. ‘Miracle Pine’.

Pohon itu bertahan hidup 18 bulan setelah bencana, sebelum akhirnya takluk pada kondisi alam yang tak lagi bersahabat, akibat tanah yang terlalu asin karena menyerap air laut yang dibawa tsunami.

Selama masa hidupnya yang mencapai 173 tahun, pohon itu selamat dari 3 tsunami besar, 1896, 1933, dan 2011. Setelah pinus itu mati, ia ditebang dan diawetkan.

Pohon itu ‘dihidupkan’ lagi sebagai monumen, 2 tahun setelah bencana. Batangnya diperkuat dengan batubara, sementara cabang bagian atas dan dedaunannya diganti replika dari plastik.

“Bagi mereka yang menderita dan kehilangan akibat bencana, pinus ajaib itu memberi kan kekuatan dan harapan untuk meneruskan hidup,” kata Walikota Rikuzentakata, Futoshi Toba
4. Kubah Bom Atom

Kubah Bom Atom di Hiroshima adalah simbol kehancuran, sekaligus simbol perdamaian. Bangunan yang dirancang arsitek Ceko pada tahun 1915, awalnya digunakan sebagai ajang pameran industri atau Hiroshima Prefectural Industrial Promotion Hall.

Gedung yang berlokasi 160 meter dari pusat ledakan bom atom mengalami kerusakan hebat, namun tak sepenuhnya hancur. Menjadi satu-satunya struktur tersisa di dekat titik jatuhnya “Little Boy”.

Kubah itu sempat menjadi subjek kontroversi — sejumlah penduduk lokal menginginkannya dirubuhkan, lainnya menuntutnya tetap dilestarikan sebagai pengingat kejadian bom atom sekaligus simbol perdamaian.
5. Pagoda yang Selamat dari 46 Gempa

Sejak pagoda di Kuil Horyu-Ji dibangun pada tahun 607 Masehi, 46 kali Jepang diguncang gempa dengan kekuatan 7 skala Richter atau lebih.

Pagoda lima lantai itu berdiri di lokasi Sai-in, menjulang dengan ketinggian 32,45 meter, dengan luasan 20 x 20 meter. Merupakan salah satu bangunan kayu paling tua dalam sejarah.

Kayu yang digunakan sebagai pilar utama dianalisis ditebang pada tahun 594 Masehi. Pertanyaannya, bagaimana bisa pagoda itu tak menyerah oleh getaran dan guncangan? Semua berkat teknologi.

Teknologi pagoda bertingkat sampai di Jepang selama Abad ke-6, seiring penyebaran agama Buddha dari China.

Di Tiongkok, pagoda biasanya dibangun dengan batu. Namun, mempertimbangkan ketidakstabilan seismik Jepang dan curah hujan tahunan yang lebih tinggi, pembangunannya dimodifikasi dalam tiga cara: penggunaan atap lebar dan berat, lantai yang tak menyambung, dan shinbashira (tiang penyangga utama) yang meredam guncangan.

Pilar utama pagoda berada 3 meter di bawah permukaan tanah, di bawah permukaan fondasi dari batu besar — yang membentang di tanah.
6. Menara Pisa
Selesai dibangun pada 1372, Menara Miring Pisa (Torre pendente di Pisa) adalah salah satu bangunan paling dikenal di muka Bumi.

Menara tersebut terletak di belakang katedral dan merupakan bangunan ketiga Campo dei Miracoli (lapangan pelangi) di Kota Pisa.

Menara Pisa sebenarnya dibuat agar berdiri secara vertikal seperti menara lonceng pada umumnya, namun mulai miring tak lama setelah pembangunannya dimulai pada Agustus 1173.

Selama Perang Dunia II, Kota Pisa di bawah kendali Jerman, menara tersebut digunakan sebagai pos observasi. Karena itu lah bangunan itu nyaris dibom dan dihancurkan pasukan Sekutu.

Berkat Sersan Leon Weckstein, yang ditugaskan untuk mengobservasi menara tersebut, memutuskan untuk menyelamatkannya. Ia terkesima dengan keindahannya.
7. Patung Yesus di Tengah Topan Haiyan
Saat Topan Haiyan menerjang Filipina 13 bulan lalu, ia memporak porandakan segala sesuatu yang dilewati. Rumah-rumah roboh, orang-orang panik berlarian ke segala arah — tak semua selamat, ada yang tinggal nyawa bergeletakan di jalanan atau tersampir di pepohonan.

Di tengah kekacauan itu, ada yang selamat tetap berdiri dan merentangkan tangannya: sebuah patung Yesus Kristus.

Patung itu selamat dari terjangan badai di Kota Tanauan. Membuatnya menjadi simbol harapan bagi mereka yang kala itu berjuang untuk selamat dari trauma akibat bencana yang menewaskan lebih dari 6.000 orang
8. Masjid Rahmatullah, Aceh
Kalo yang ini agan semua pasti tau kan ? Pada 26 Desember 2004, gempa 9,1 skala Richter mengguncang Samudera Hindia, di lepas pantai Sumatera Utara, Indonesia.

Lindu memicu tsunami dahsyat yang menyapu area pantai di sejumlah negara, lebih dari 230 ribu orang tewas, jutaan lainnya kehilangan tempat bernaung.

Salah satu kota paling terdampak adalah Lhoknga, dekat Banda Aceh.

Kota nyaris rata dengan tanah, namun keajaiban terjadi, sebuah bangunan masjid berdiri tegah di tengah kehancuran. Sejumlah orang yakin, kuasa Illahi menyelamatkan Masjid Rahmatullah tersebut.

Kejaiban itu juga tertangkap satelit Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Foto Lhoknga dari angkasa luar menunjukkan fitur melingkar berwarna putih. Itu adalah sebuah masjid yang selamat dan berdiri kokoh di tengah segala kehancuran.
9. Salib yang Lolos dari Kebakaran
Pada November 2014, salib kayu buatan manusia dan patung Bunda Maria selamat dalam sebuah kebakaran hebat yang melanda Holy Cross Catholic Church di San Jose, California — sebuah gereja bersejarah berusia 108 tahun.

Sekitar 100 pemadam berjibaku memadamkan api. Petugas dan jemaat terkesima menyaksikan salib kayu yang lolos dari api. Sejumlah orang yakin, itu adalah pertanda bahwa gereja harus dibangun kembali.
10. Menara Air Chicago
Menara air Chicago dibangun pada 1869 menggunakan batu kapur. Arsitek yang merancangnya, William W. Boyington sengaja meniru bangunan kastil di Eropa.

Menara air itu dan stasiun pemompa air di dekatnya adalah 2 bangunan publik yang tersisa di pusat kota Chicago, dari kebakaran hebat Great Chicago Fire of 1871 — yang nyaris menghanguskanseluruh kota.

Sejak saat itu, menara air itu menjadi ikon kesayangan kota, yang menjadi simbol daya tahan Chicago.

Bangunan tersebut menghadapi sejumlah ancaman penghancuran beberapa kali, pada tahun 1906, 1918, dan 1948, namun berkali-kali publik menyelamatkannya. Menara air direstorasi besar-besaran pada 1962.

11.Kobe Mosque Japan


Kobe Mosque merupakan masjid pertama di Jepang. Masjid ini dibangun tahun 1928 di Nakayamate Dori, Chuo-ku. Kobe berarti gate of God atau gerbang Tuhan..
Tahun 1945, Jepang terlibat perang Dunia Kedua. penyerangan Jepang atas pelabuhan Pearl Harbour di Amerika telah membuat pemerintah Amerika memutuskan untuk menjatuhkan bom atom pertama kali dalam sebuah peperangan. Dan Jepang pun kalah. Dua kotanya, Nagasaki dan Hiroshima dibom Atom oleh Amerika. Saat itu, kota Kobe juga tidak ketinggalan menerima serangan pengeboman lewat udara walau tidak dengan sejenis bom Atom seperti Nagasaki dan Hiroshima . Boleh dibilang Kobe juga menjadi rata dengan tanah.

Ketika bangunan di sekitarnya hampir rata dengan tanah, Masjid Muslim Kobe tetap berdiri tegak. Masjid ini hanya mengalami keretakan pada dinding luar dan semua kaca jendelanya pecah. Bagian luar masjid menjadi agak hitam karena asap serangan bom. Tentara Jepang yang berlindung di basement masjid selamat dari ancaman bom, begitu juga dengan senjata-senjata yang disembunyikannya. Masjid ini kemudian menjadi tempat pengungsian korban perang.
12.Mesjid Golcuk Turki
Pada tanggal 19 Agustus 1999, Turki diguncang gempa dahsyat yang menewaskan lebih dari 40.000 jiwa dan hampir 44.000 jiwa terluka. Ajaibnya, sebuah masjid di daerah Golcuk (60 mil timur Istanbul) masih berdiri tegak lengkap dengan menaranya. Sebuah bangunan di samping masjid tersebut juga masih kokoh berdiri.
13. Masjid Jabalurrahman Indonesia
Masjid adalah rumah Allah, namun masjid bagaimanakah yang dijaga dan dijamin Allah Swt. Sebagaimana kisah tragedi Tsunami di Aceh, diantara sekian banyak masjid yang hancur, ternyata ada juga masjid yang tetap kokoh ditengah porak porandanya bangunan disekitar masjid.

Adalah Masjid Jabalur Rahman yang berada sekitar 50 meter dari tanggul Situ Gintung yang jebol, tetap berdiri kokoh meski sebagian besar bangunan di sekitarnya rusak berat diterjang air bah dari danau situ gintung

Related Posts

13 Bangunan yang Secara Ajaib Selamat dari Bencana
4/ 5
Oleh