Jumat, 03 Oktober 2025

Aturan Baru: Kendaraan Bermesin Besar Tak Lagi Bisa Isi Pertalite iNI dAFTAR NYA



🚫 Aturan Baru: Kendaraan Bermesin Besar Tak Lagi Bisa Isi Pertalite

Mulai 1 Oktober 2025, pemerintah Indonesia resmi menerapkan kebijakan pembatasan bahan bakar bersubsidi jenis Pertalite (RON 90). Langkah ini diambil untuk memastikan subsidi BBM hanya dinikmati oleh kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.


🎯 Tujuan Kebijakan

Subsidi BBM selama ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang menutupi sebagian biaya produksi agar harga jual lebih murah dari harga pasar. Namun, banyak kendaraan mewah dan bermesin besar ikut menikmati subsidi ini. Maka, pemerintah kini memperketat aturan agar distribusi subsidi lebih adil dan tepat sasaran.


🛑 Siapa yang Kena Larangan?

Kendaraan roda dua dengan mesin 250cc ke atas dan mobil bermesin lebih dari 1.400cc kini dilarang mengisi Pertalite di SPBU Pertamina. Petugas SPBU akan menolak kendaraan yang masuk kategori ini jika mencoba mengisi bahan bakar bersubsidi.


📜 Dasar Hukum

Kebijakan ini merupakan bagian dari revisi Peraturan Presiden (Perpres) No. 191 Tahun 2014 tentang penyediaan dan distribusi BBM.



🏍️ Motor yang Dilarang Isi Pertalite

NoMerek & Model Motor
1Yamaha XMAX
2Yamaha TMAX
3Yamaha MT25
4Yamaha R25
5Yamaha MT09
6Yamaha MT07
7Honda Forza
8Honda CB650R
9Honda X-ADV
10Honda CBR250R
11Honda CB500X
12Honda CRF250 Rally
13Honda CRF1100L Africa Twin
14Honda CBR600RR
15Honda CBR1000RR
16Suzuki Gixxer250
17Suzuki Hayabusa
18Kawasaki Ninja ZX-25R
19Kawasaki Ninja H2
20Kawasaki KLX250
21Kawasaki KX450
22Kawasaki Ninja 250SL
23Kawasaki Ninja 250
24Kawasaki Vulcan
25Kawasaki Versys 250
26Kawasaki Versys 1000

🚗 Mobil yang Masih Boleh Pakai Pertalite


NoMerek & Model MobilKapasitas Mesin
1Toyota Agya1.197 cc
2Toyota Calya1.197 cc
3Toyota Raize998 cc / 1.198 cc
4Toyota Avanza1.329 cc
5Daihatsu Ayla998 cc / 1.197 cc
6Daihatsu Sigra998 cc / 1.197 cc
7Daihatsu Sirion1.329 cc
8Daihatsu Rocky998 cc / 1.198 cc
9Daihatsu Xenia1.329 cc
10Suzuki Ignis1.197 cc
11Suzuki S-Presso998 cc
12Honda Brio1.199 cc
13Kia Picanto1.248 cc
14Kia Seltos (bensin)1.353 cc
15Kia Rio1.348 cc
16Wuling Formo S1.206 cc
17Nissan Kicks e-Power1.198 cc
18Nissan Magnite999 cc
19Mercedes-Benz A-Class1.332 cc
20Mercedes-Benz CLA1.332 cc
21Mercedes-Benz GLA 2001.332 cc
22Mercedes-Benz GLB1.332 cc
23DFSK Super Cab (diesel)1.300 cc
24Peugeot 20081.199 cc
25Volkswagen Tiguan1.398 cc
26Volkswagen Polo1.197 cc
27Volkswagen T-Cross999 cc
28Tata Ace EX2702 cc
29Renault Kiger999 cc
30Renault Kwid999 cc
31Renault Triber999 cc
32Audi Q31.395 cc

Kendaraan bermesin besar seperti Fortuner, Alphard, dan motor sport kini harus beralih ke bahan bakar non-subsidi seperti Pertamax. Kebijakan ini diharapkan mampu menekan beban subsidi negara dan meningkatkan efisiensi distribusi energi.


Related Posts

Aturan Baru: Kendaraan Bermesin Besar Tak Lagi Bisa Isi Pertalite iNI dAFTAR NYA
4/ 5
Oleh