Minggu, 05 Oktober 2025

Marina Budiman: Sang Ratu Data yang Makin Bersinar di Daftar 10 Orang Terkaya Indonesia 2025



Nama Marina Budiman kini jadi perbincangan hangat karena berhasil masuk dalam jajaran 10 orang terkaya Indonesia versi Forbes, tepatnya peringkat ke-7! Dengan total kekayaan sekitar US$9 miliar atau setara Rp 149,5 triliun, Marina menyingkirkan beberapa taipan besar lainnya dan mengukuhkan posisinya sebagai perempuan paling tajir di Tanah Air.


Kalau dibandingkan dengan Sri Prakash Lohia, pendiri Indorama Corporation, Marina unggul tipis karena Lohia punya harta sekitar US$8,8 miliar. Selain itu, Marina juga lebih kaya dibanding keluarga Mochtar Riady yang punya kekayaan sekitar US$6,7 miliar, pemilik kerajaan bisnis Lippo Group.


Siapa sih sebenarnya Marina Budiman ini?


Marina adalah salah satu pendiri PT DCI Indonesia Tbk (kode saham: DCII), perusahaan pusat data terbesar di Indonesia yang berdiri sejak 2011 bersama Otto Toto Sugiri dan Han Arming Hanafia. Perannya sangat vital sebagai pionir teknologi dan pusat data yang mendukung ekosistem digital di Indonesia.


Perjalanan karier Marina dimulai jauh sebelum DCI ada. Dia pernah bekerja di Bank Bali pada tahun 1985, tempatnya bertemu dengan Otto Toto Sugiri. Selanjutnya, pada 1989 Marina bergabung dengan perusahaan teknologi informasi Sigma Cipta Caraka dan berperan sebagai Chief Financial Officer selama delapan tahun.


Tidak berhenti di situ, Marina juga ikut mendirikan Indonet pada 1994, layanan internet komersial pertama di Indonesia, yang sahamnya dilepas pada 2023. Saat DCI resmi dibentuk, Marina dipercaya menjadi Presiden Direktur dari 2012 sampai 2016 sebelum beralih menjadi Presiden Komisaris hingga kini.


DCII sendiri adalah perusahaan yang tidak hanya besar tetapi juga berstandar internasional. Sebagai penyedia layanan data center, keberadaannya sangat krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, terlebih dengan perkembangan cloud computing dan transaksi online yang melejit. Klien mereka berasal dari sektor teknologi, keuangan, dan telekomunikasi.


Saham DCII termasuk yang paling mahal dan paling banyak diminati di Bursa Efek Indonesia. Sepanjang tahun 2025, harga saham mereka bahkan meroket hingga lebih dari 400 persen! Hal ini tentu berkontribusi besar pada kenaikan nilai kekayaan Marina.


Marina juga lulus dari University of Toronto, Kanada, yang jadi bekal akademis kuat dalam menaklukkan dunia teknologi di Indonesia.


Berikut daftar 10 orang terkaya Indonesia per Oktober 2025 berdasarkan Forbes:


  1. - Prajogo Pangestu: US$40,9 miliar (Rp 679,4 triliun)  
  2. - Low Tuck Kwong: US$24,9 miliar (Rp 413,6 triliun)  
  3. - R. Budi Hartono: US$19,2 miliar (Rp 319 triliun)  
  4. - Michael Hartono: US$18,5 miliar (Rp 302 triliun)  
  5. - Otto Toto Sugiri: US$12,4 miliar (Rp 206 triliun)  
  6. - Tahir & Family: US$10,8 miliar (Rp 179 triliun)  
  7. - Marina Budiman: US$9 miliar (Rp 149,5 triliun)  
  8. - Sri Prakash Lohia: US$8,8 miliar (Rp 146,2 triliun)  
  9. - Mochtar Riady & Family: US$6,7 miliar (Rp 111,3 triliun)  
  10. - Haryanto Tjiptodihardjo: US$6 miliar (Rp 99,7 triliun)  



Kiprah Marina Budiman di dunia teknologi jadi bukti nyata kesuksesan perempuan Indonesia yang mampu bersaing di sektor digital. Dari awal kariernya yang sederhana di bank hingga menjadi pengusaha teknologi terdepan, Marina menginspirasi banyak orang sekaligus menunjukkan bahwa dunia teknologi bukan cuma milik pria.


Related Posts

Marina Budiman: Sang Ratu Data yang Makin Bersinar di Daftar 10 Orang Terkaya Indonesia 2025
4/ 5
Oleh